Pembuatan kaligrafi pada bangunan masjid dan mushola termasuk seni kerajinan tangan yang membutuhkan skil dan ketrampilan dalam mengolahnya.
Poin utama dalam membuat kaligrafi masjid adalah mampu menulis kaligrafi dengan benar, mampu membuat desain dan gambar serta mewarnainya dengan baik.
Jenis dan bahan kaligrafi yang di terapkan di masjid atau mushola tentunya bervariasi, tergantung teknik yang di gunakan.
Jika cara membuat kaligrafi masjid menggunakan teori lukis maka bahan yang di gunakan adalah cat tembok acrilik emulsion.
Jika yang di inginkan pihak panitia masjid adalah kaligrafi timbul 3d maka bahan yang di gunakan bisa dari grc, acrilik, stainless, kayu, spon dsb.
Namun cara membuat kaligrafi timbul prosesnya lebih rumit dan lebih lama di bandingkan pembuatan kaligrafi dengan cara lukis.
Teknik pembuatan kaligrafi masjid pada dasarnya sangat mudah sekali jika pembuatnya sudah menguasai kaidah tulisan kaligrafi secara benar.
Jika baru pemula bisa dengan cara mempelajari dulu kaidah kaligrafinya dan sering ikut kepada yang sudah ahli dalam mengerjakan kaligrafi masjid.
Hal penting yang perlu di lakukan sebelum proses pembuatan kaligrafi masjid
Langkah utama yang perlu di lakukan adalah :
• Koordinasi kepada pihak panitia masjid
• Memberi pertimbangan dan pengarahan
• Komitmen dengan apa yang sudah di sepakati
Langkah pertama :
Sebelum mengerjakan pekerjaan kaligrafi masjid maka di perlukan sebuah koordinasi antara pekerja dan konsumen yang tidak lain adalah pihak panitia masjid, karena ini merupakan hal yang sangat penting sebelum pekerjaan di mulai.
Koordinasi yang di lakukan diantara kedua belah pihak bertujuan agar pihak masjid mengetahui apa yang harus di siapkan sebelum membuat kaligrafi masjid, bagaimana hasilnya nanti, desainnya yang di buat seperti apa, warna-warna yang di tampilkan nantinya dominan warna apa dst.
Karna setiap konsumen mempunyai selera yang berbeda-beda. Maka dari itu kami katakan bahwa koordinasi itu merupakan langkah penting yang harus di lakukan terlebih dahulu sebelum memulai pembuatan kaligrafi masjid.
Langkah ke dua :
Memberi pertimbangan dan pengarahan. Terkait hal ini adalah mengarahkan dan mempertimbangkan dalam membuat karya kaligrafi sesuai dengan media yang di siapkan, misalnya pada media dindingnya, atau mihrabnya bahkan plafon kubahnya.
Karena rata-rata para konsumen kurang tau menahu soal tata cara pengerjaannya, bentuk motif dan penataan warnanya bahkan konsep kaligrafinya yang cocok dan sesuai untuk di terapkan pada media yang ada.
Dan taunya mereka para konsumen adalah hasil jadi yang maximal dan bagus sesuai selera. Pertimbangan dan pengarahan ini kami katakan penting juga karena memberikan pemahaman bagi konsumen agar di dalam pengerjaan kaligrafi masjid terhindar dari komplain dsb.
Langkah ke tiga :
Komitmen dengan apa yang sudah di sepakati. Maksud dari langkah ke tiga ini ialah berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan gambar yang telah di tentukan bersama dalam sebuah rapat.
Biasanya sebelum konsumen mengundang sebuah jasa yang akan di kontrak dalam pembuatan kaligrafi masjid pasti sudah mencari-cari gambar karya kaligrafi yang menjadi selera mereka.
Nah dari gambar yang menjadi acuhan itulah pihak pembuat kaligrafi harus melalui koordinasi dan pertimbangan serta pengarahan sesuai dengan lebar dan luas media yang akan di kerjakan.
supaya dari gambar acuhan itu bisa di kembangkan dan di sempurnakan kekurangannya, hingga pekerjaan tersebut membuahkan hasil yang lebih memuaskan dan lebih mengindahkan.
Demikianlah artikel tentang jasa pembuatan kaligrafi masjid terbaik yang bisa kami sampaikan, dan semoga bermanfaat bagi pembaca.
Jika anda suka dengan artikel ini silahkan bagikan di media sosial anda.
Terima kasih.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar